Departemen Teknologi Informasi
Komunikasi & Kekayaan Intelektual

Program Kekhususan Teknologi Informasi Komunikasi dan Kekayaan Intelaktual ini merupakan satu-satunya yang berfokus pada cyber law di Indonesia. Program Kekhususan TIKKI ini merupakan naungan dari Departemen Hukum Teknologi Informasi Komunikasi dan Kekayaan Intelektual Fakultas Hukum Universitas PadjadjaranBersama Dr. Sinta Dewi, S.H., LL.M., sebagai Kepala Departemen, Reihan Ahmad Millaudy, sebagai Perwakilan Himpunan Mahasiswa, dan M. Jaka Hidayat, sebagai Mahasiswa Berprestasi.

QuestionsAnswers  
Bagaimana pengalaman belajar & mengajar selama di PK TIKKI?Dr. Sinta Dewi: Pengalamannya mengasikan, karena selama ini mahasiswa sebgaian besar bervariasi berbeda dan banyak mahasiswa yang berprestasi memilih ke departmen ini karena tertantang, ada juga yang minat nya ga kesini maka dasar cyber law nya tidak kuat, mungkin lebih kuat di PK lain. Tetapi karena tertarik dengan isu-isu yang ada jadi mengambil topik skripsi PK TIKKI sehingga mengalami kesulitan. Jika tidak memiliki passion dan tidak suka membaca akan mendapatkan kesulitan tersendiri. Penuh tantangan tapi sangat dinamis sekali. Jika tertarik kamu harus memiliki passion dan kerja keras banyak membaca dan melakukan analisis. Masuk Departemen TIKKI aja lah karena dosanya baik-baik itu Ibu nggak suka I don't like karena Ibu lebih senang kepada masalah kualitas Kenapa? tantangan kedepan banyak ya di perguruan-perguruan tinggi lain itu sudah mengejar, jadi itu yang menjadi tantangan kita.Reihan Ahmad M.: Pengalaman di TIKKI sangat menyenangkan dan berkolerasi dengan kehidupan saat ini sangat disesuaikan dengan persatuan perkembangan teknologi saat ini (hukum telekomunikasi dan hukum privasi) yang sangat berkaitan dgn kehidupan saat ini. Dosen-dosennya mengajarkan materi up to date menyesuaikan dengan permasalahan saat ini, contoh bu dr. sinta mengajarkan hukum privasi menjelaskan secara detail, dosen-dosen memaparkan dan penjelasan dengan komprehensif dan detail. pengalaman lain jg yaitu bisa saling berinteraksi dengan pihak eksternal dan berdiskusi tentang permasalahan saat ini. aku senang dgn PK Tikki karena banyak berhubungan dengan perkembangan saat ini dan kedepannya juga saat teman-teman lulus sarjana hukum teman-teman yang pilih PK TIKKI bisa punya banyak keahlian yang sangat relate dengan permasalahan saat ini.M. Jaka Hidayat: PK TIKKI ini memiliki pengajar-pengajar yang berkompenten dengan latar belakang akademisi dan praktisi. Jadi, ketka kita menerima materi, bukan teoritis saja, tetapi tau praktiknya atau fakta di lapangannya. Sehingga, kita bisa menganalisisa penganangannya. Metode pemebelajaran yg kita terima itu tidak memberatkan dan membosankan, kita tidak belajar menggunakan sinkronus, tapi kita juga bisa belajar secara asinkronus, di mana mahasiswa meriset sendiri materi dari jurnal-jurnal di internet, dosen juga suka memberi referensi mengenai bahan ajarnya, sehingga sangat membantu.
Bagaimana lingkungan organisasi & pergaulan di dalam PK TIKKI?Reihan Ahmad M.: Pengalaman organisasi khususnya di Hima TIKKI banyak belajar khususnya kalau saya dapat beberapa tugas (acara bersama dengan kuliah umum, penulisan hukum yang berkaitan dengan kahi) dan dapat main-mainnya sm temen-temen dan belajar dapat keduanya dengan seinbang dan sosialiasi dengan teman-teman, alumni-alumni, dan ilmu-ilmu yang bisa kita dapat, kita hima tikki dapat saling silaturahmi dan kenal untuk saling membantu dan jadi pengalaman yang tidak didapetin dalam kuliah.M. Jaka Hidayat: Hima TIKKI ini sama dengan organisasi-organisasi yang sudah ada. Namun, kita lebih fokus dengan mainfield kita dan menjadi nilai plus dari belajar dan ikut Hima TIKKI. 
Apa prospek kerja dari PK TIKKI?Dr. Sinta Dewi: Untuk potensi pekerjaan, urusan departemen TIKKI banyak dicari khususnya apalagi akan memiliki UU Perlindungan data pribadi, dimana ada satu profesi baru yaitu sebagai konsultan sebagai perlindungan data baik pemerintahan maupun swasta. Jika tertarik bisa mengambil verifikasi dan marketnya besar, dari sabang sampai papua untuk pemerintahan dan korporasi, banyak dicari ahli hukum mengenai data privasi.Karena di Singapore saja kekurangan. Maka jika memiliki latar belakang hukum sebagai pilar utama dan ditambah ahli komunikasi dan teknologi, ditambah memiliki kemampuan data privasi bisa cocok menjadi profesi ini. Hanya karena kebetulan ada regulasi yang membuka satu profesi baru yaitu DPO maka akan menjadi potensi kepada anda sekalian. Supaya bisa menjadi cepat mendapatkan pekerjaan harus ada hard skills dan softs skills. maka jika ada IPK itu hanya persyaratan awal, namun kesananya akan dilihat dari kemampuan seperti mengumpulkan dokumen hukum, membuat regulasi, draft peraturan menteri, pemerintah, dan yang lainnya. Itu merupakan skills yang harus dimiliki. 
Apa benefit dari keikutsertaan dalam perlombaan?M. Jaka Hidayat: Dari segi soft skillnya itu mengenai manajemen waktu, mengejar target harus membuat berkas-berkas. Sedangkan dari segi keilmuannya, menjadi tau cara membuat berkas hakim, penyidik dan termasuk surat-suratnya. Sebenarnya tidak selalu NMCC, ada debat, perlombaan, dsb. Tentunya sangat baik untuk kalian, maka dari itu saya menyarankan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada karena sangat disayangkan apabila tidak mendalami hal-hal tersebut.  
Bagaimana dampak & harapan dari TIKKI terhadap hukum di Indonesia?Reihan Ahmad M.: 10 tahun ke depan harus dapat membantu proses perubahan pengaruh di masyarakat apalagi sekarang sudah sangat berkembang di era transformasi digital yang semuanya berkembang dengan sangat cepat yang kedepannya peran hukum tikki ini sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek, seperti contohnya platform pastinya ujung-ujungnya berkaitan dengan hukum, aturan yang diatur dalam hukum, dan kedepannya hukum tikki ini arus berkembang dan memberikan manfaat. Dengan ada PK Tikki ini juga untuk merespons dengan kehadiran adanya transformasi digital yang saat ini begitu cepat.M. Jaka Hidayat: Berdasarkan teori hukum pembangunan Prof. Mochtar itu law as a tool social engineering ini sgt diperlukan di masyarakat ya, terutama karena pk tikki ini hanya ada 1 di indonesia, jadi harapannya masih bisa bertahan dan eksis ke depannya. Supaya lebih memancing temen-teman seberapa penting tikki ini bisa baca teori hukum konvergensi, dll. Bahwa memang tikki itu dibutuhkan kedepannya. 
Apakah Urgensi digital currency dan apa dampaknya?Dr. Sinta Dewi: Digital currency konsep uang digital yang dikeluarkan oleh bank central. yang kadang naik dan turun karena tidak ada yang mengaturnya pihak ketiga. Begitu juga berbicara NFT, banyak kasus berfluktuatif dan terjun bebas, akhirnya negara otoritas keuangan mengeluarkan mata uang yang namanya central bank digital currency.Yang harus dijamin oleh bank Indonesia dimana keberadaaan bank itu ada, dan ada muncul kasus security digital. Ada dua isu yaitu keamanan dan data. Khususnya data pribadi, negara yang sudah memiliki ialah inggris dan china. mereka sudah mengeluarkan mata uang digital. Apakah bank indonesia sudah siap menerima? nah ini bisa dicari dalam menentukan topik untuk skripsi karena belum dicari, khususnya isu dalam digital. 

Departemen Administrasi Negara

Berfokus pada pembahasan mengenai jalannya administrasi sebuah negara ditinjau dari sudut pandang koridor ilmu hukum.
Fokus dari bidang studi ini adalah memberikan pemahaman terkait bagaimana tata administrasi pengelolaan pemerintahan yang baik harus sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan peraturan perundang-undangan yang juga baik secara teoritis.
Bersama Dr. Zainal Muttaqin, S.H., MH., sebagai Perwakilan Departemen, Farina Firda, sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa, dan Mirwan Nafil, sebagai Mahasiswa Berprestasi.

QuestionsAnswers  
Bagaimana pengalaman belajar & mengajar di PK HAN?Dr. Zainal Muttaqin: Kalau bicara pengalaman itu ya enjoy aja, yang penting saya melaksanakan tugas. Karena saat era pandemi ini, hubungan antara dosen dan mahasiswa tidak sedapatnya apabila bertemu langsung. Mudah-mudahan nanti ada hybrid ya. Itu pengalaman saya, jadi selama saya mengajar berdasarkan pengalaman daring dan luring. Bagi saya yang penting itu kedisiplinan dan kejujuran, karena IPK besar tapi tidak jujur dan disiplin itu tidak baik.Farina Firda: Gerak dan belajarnya itu sangat Intens karena jumlah mahasiswanya cenderung sebanding. Misalkan, ketika aku ambil hukum perizinan, dosen hukum lengkap dari mulai Bapak dokter Adrian sampai dengan dosen muda bahkan dari praktisi dan sangat mungkin ruang lingkup atau dimensi Ilmu juga cukup luas kalau perizinan, sedangkan sisanya itu selain dari Hukum Administrasi Negara ada juga yang betul tadi Pak Zainal sudah sebentar ada dari PK kebanyakan dari PK LITRA juga masih bersinggungan kalau yang saya rasakan dari semester 4 sampai dengan kemarin itu belajar di negara ini sangat Intens interaktif dengan ini karena anggap anggap itu bisa melihat progres atau kemampuan mahasiswanya masing-masing. Di setiap jam perkuliahan itu ada diselingi dengan sesi tanya jawab bahkan sering kita hanya terkait dengan materi pembelajaran tapi juga bisa kan sekali atau misalkan terkait dengan apa yang biasa dilibatkan.Mirwan Nafil: Selama di PK HAN ini, pengalaman aku dulu pernah ikut luring dan daring semester 3 akhir 2019, ada matkul administrasi perkembangan, karena kita dikelas itu intens dan antara mahasiswa dan dosen cukup seimbang, jadi kita suka membuka diskusi, dan dosen bertanya pendapat kita dan tanggapan hukum terhadap kasus. Selanjutnya, Pengalaman daring dan luring yang intens antara mahasiswa dan dosennya, karena itu kita bisa dosen yang ada partisipasinya, punya pengalaman dan pendapat hukum yang berbeda dan kita bisa mencerna pendapat mahasiswa dan dosennya gmn terkait materi-materi di PK HAN.
Apa prospek kerja dari PK HAN?Dr. Zainal Muttaqin: Kalau dari cerita alumni, mereka menyadari bagaimana pentingnya HAN, terutama dalam lingkungan pemerintahan. Secara alumni umum, kalau ada kasus-kasus pengadilan atau kepolisian itu datang ke saya, karena di dalam kasus pidana, atau lingkungan, izin dsb-nya itu ada unsur admnya.Jadi semua bidang hukum itu penting dan perlu. Untuk prospek kerja bisa menjadi hakim di PTUN, hakim pengadilan negeri, dll. 
Bagaimana caranya bisa ikut lomba dan apa benefitnya?Mirwan Nafil: Aku sudah ikut beberapa lomba, mewakili unpad dan daerah ku sendiri. Pada 2021, BEM Unpad membuka beasiswa untuk mahasiswa berprestasi akademik dan non akademik dan aku mencoba presentasi untuk ikut beasiswa ini. Untuk tugas dimaklumi saja, tidak sesuai jadwal dan bisa mengajukan keterlambatan mengumpulkan tugas.Namun bukan dari PK HAN aja tapi dengan PK lain juga asal jangan lupa dengan tanggung jawab dan tugas kita tetap kerjain dengan baik dan komunikasi dengan dosennya serta tinggal bagi waktu saja. Antara latihan dan kuliah diiriingin saja pasti bisa, asal ada usaha pasti lancar dan kooperatif dengan dosen dan teman-tetman. 
Mengapa abang dan kakak memilih untuk ambil PK HAN?Farina Firda: Pertama aku milih PK itu aku lihat dulu, aku tertarik ketika ada pembahasan perizinan karena kan waktu itu aku belajar Hukum Administrasi Negara dan dalam pertemuan itu ada pembahasan mengenai satu kasus spesifikasi tentang perizinan, dan aku jadi penasaran untuk mendalaminya. Kemudian aku suka hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan publik, misalkan di setiap undang-undang atau melihat adanya program pemerintah pasti itu berasal dan kebijakan fiskal yang tidak lepas adanya unsur administrasi. Selain karena alasan mata kuliahnya, teman-teman aku tertarik karena pembelajaran itu sangat Intens dan interaktif.Mirwan Nafil: Sebelumnya, aku sudah bergelut di bidang pemerintahan dalam lomba, khususnya pemerintahan daerah. Jadi aku tertarik dengan ilmu pemerintahan ini. Maka dari itu aku ambil PK HAN. Sejauh ini PK HAN dan kehidupan aku tidak berbeda jauh, yang juga membantu aku mengenal tentang pemerintahan. 
Bagaimana metode belajar dalam PK HAN?Dr. Zainal Muttaqin: Ciri khas sistem pengajaran dan pembelajaran di PK HAN, menurut saya setiap dosen memiliki kekhasan masing-masing. Ketika studi kasus, ada yang didiskusikan dan tidak, semua itu dikembalikan kpd dosen masing-masing. Terpenting adalah kontrak belajarnya tercapai dan interaksi antara dosen dengan mahasiswa itu terjalin, sehingga transformasi antara mahasiswa dan dosen itu terjalin. Juga tidak ada dosen yang boleh menghalang-halangi mahasiswa untuk bertanya.Farina Firda: Dari segi pembelajaran di kelas itu kalau di HIMA sendiri yang aku rasain itu karena intensi kita sama-sama kakak tingkatnya, jadi diskusi benar-benar terjadi. Misalkan ada tugas, mudah untuk berdiskusi, tidak ada rasa canggung, dan lebih intens. Dari sisi lingkungan hidup akan sangat luas lagi, kalau berhubungan dengan tugas akhir yang aku rasakan itu mereka sangat terbuka. Dari sisi di kelas, dosen itu tidak hanya memaparkan materi tapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengemukakan pendapatnya. Kita dituntut untuk bisa menulis, dan waktu itu pernah sebelum kita dikasih soal, kita diminta untuk membuat esai original.Mirwan Nafil: Aku merasa kaka tingkat angkatan aku sendiri sangat membantu jadi kita tahu bagaimana proses untuk kedepannya. Selama di PK HAN juga kita sering dikasih bahan diskusi dan materi dulu diawal, diminta untuk baca terlebih dahulu, dan bikin tulisan atau pendapat kita sendiri dibuat essay. Sehingga, pada akhirnya kita tahu perbedaan dan kekurangan kita dimana, dan kita saling bertukar pendapat dan punya lebih banyak wawasannya. Awalnya sebagai mahasiswa yang sering ikut lomba dan takut tidak bisa mengikuti yang lain, tetapi karena program kita intens dan sering berdiskusi, maka kita tahu sejauh mana pemahaman tentang PK HAN ini.

Departemen Ekonomi

Pada program kekhususan ini mahasiswa akan mempelajari tentang ilmu pengetahuan tentang teori-teori dasar hukum ketatanegaraan, aliran-aliran pemikiran hukum dengan berbagai dinamika tumbuh kembangnya, proses terjadinya hukum dan berlakunya hukum di masyarakat, sumber-sumber hukum, penggolongan hukum serta interprestasi hukum dengan tepat.Bersama Prof. Dr. Tarsisius Murwadji, S.H., M.H., sebagai Kepala Departemen, Augie Kim, sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa, dan Karina Widyadhari, sebagai Mahasiswa Berprestasi.

QuestionsAnswers 
Bagaimana pengalaman belajar & mengajar selama di PK Ekonomi?Prof. Dr. Tarsisius Murwadji: Dosen-dosennya berkualitas, kita mudah kok untuk pengajuan skripsi asalkan judulnya berkualitas itu 2 hari sudah kita acc kok, oleh karena itu saya suka menyuruh mahasiswa kembali ke daerah, banyak kok masalah di daerah itu, nanti juga biaya akan lebih murah, bisa kembali ke orang tua, dan bisa memberikan kontribusi ke daerah mereka masing-masing. Mahasiswa Ekonomi itu saya percaya mahasiswa yang hebat-hebat.Karina Widyadhari: Berdasarkan pengalaman menempuh di kelas, dosen menuntut mahasiswa untuk ikut serta interaktif dalam kegiatan perkuliahan, dosen di PK hukum ekonomi menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, pertanyaan uptodate, diajarkan bagaimana cara menulis paper yang baik dan benar, karena sebagai tugas dalam UTS atau UAS, sehingga pada skripsian lebih mudah karena sudah terlatih.
Apa prospek kerja dari PK Hukum Ekonomi?Prof. Dr. Tarsisius Murwadji: Departemen Ekonomi itu mendorong mahasiswa untuk cepat lulus, apapun saya bantu. Kedua, saya mendorong untuk nilai atau IPK paling tidak target kita serendah-rendahnya 3.25 sehingga bisa diterima di program S2. Juga target selanjutnya, tidak meluluskan mahasiswa yg polos (artinya publikasinya hanya skripsi itu, makanya melalui penelitian ini mahasiswa kita ajak untuk menulis jurnal). Jadi kita ingin mahasiswa lulus dengan dokumen pendamping, buku, hak cipta, jurnal dll. Kita fasilitasi semua, jadi kita pastikan bahwa lulusan mahasiswa PK Ekonomi itu qualified dan kita fasilitasi. 
Apa benefit dari keikutsertaan perlombaan?Karina Widyadhari: Ketika di semester 4 pertengahn 2021 berkesempatan mewakili unpad lomba contact drafting, sudah tertarik sejak semester 2, semester 2 akhir sudah ada seleksi internal BLC UI dan DLF Undip, karena pengetahuan masih sedikit ikut seleksi internal dan belum lolos, karena masih pertama kali, dari kegagalan iitu, saya mencoba kembali setelah mendapatkan masukan dan komentar dalam seleksi internal, di tahun 2020 juga mencoba kembali seleksi internal contact drafting yang dibuka oleh UKMF PLEADS FH Unpad, Alhamdulillah berkesempatan mewakili unpad sebagai delegasi dan menjadi ketua delegasi, dan membawa juara 1 dan best predikat, di tahun 2021 lebih fokus kepada mentoring perlombaan, dalam perlombaan, kita sangat berdampingan pada skill skill yang akan membantu kita dalam bekerja dikemudian hari, ilmu yang didapat dari perlombaan adalah ilmu yang mahal karena tidak didapatkan di kelas perkuliahan. 
Bagaimana pengalaman berorganisasi di dalam PK Hukum ekonomi?Augie Kim: Di PK Hukum ekonomi ada hima ekonomi baru 6/7 tahun yang lalu dan belakangan ini digali lagi kegiatan-kegiatan positifnya bagi mahasiswa baik yang baru maupun yang ada di tingkat akhir dan juga mengundang alumni sebagai pembicara di hima ekonomi biar dapet gambaran di lapangan pekerjaan dan mahasiswa bisa tahu gimana problem solving dari para alumni juga. 
Skill apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa PK Hukum Ekonomi dalam dunia pekerjaan?Prof. Dr. Tarsisius Murwadji: Pertama adalah Hukum perjanjian itu dasarnya, kemudian Hukum jaminan, lengkap semua, Hukum perbankan juga. Terakhir ini Hukum Ekonomi ini punya pakar-pakar yg cukup untuk Ekonomi syariah. Untuk kedepannya, PK Ekonomi bekerjasama dengan Universitas kebangsaan Malaya, yang sedang berjalan adalah Ekonomi syariah, kedepannya akan meluas termasuk perbankan juga. 
Apakah rekruiter lebih condong pada mahasiswa yang merupakan lulusan PK Hukum Ekonomi untuk bidang law firm?Prof. Dr. Tarsius Murwadji: Sebetulnya kemampuan berkomunikasi dan berbahasa inggris dari unpad ini perlu ditingkatkan, tapi saya yakin dalam waktu singkat bisa ditingkatkan, mahasiswa Unpad itu cepat untuk belajar hal-hal baru. 
Semester berapa abang dan kakak merekomendasikan mahasiswa untuk ambil PK Ekonomi?Karina Widyadhari: Rekomendasi ambil PK berdasarkan pengalaman dan dosen, direkomendasikan bahwa mengambil PK ekonomi adalah di semester 4 yaitu perbankan dan ketenagakerjaan, di semester 3 mengambil hukum jaminan, sehingga untuk semester keatas akan semakin mudah dalam mengambil matkul selanjutnya karena matkul matkul di PK ekonomi sangat berkaitan dengan hukum jaminan.Augie Kim: Di Semester 3 ambil mata kuliah hukum jaminan dilanjut perbankan. Saya merekomendasikan kalau udah yakin sama yang berhubungan PK Ekonomi, maka lebih cepat lebih baik biar di semester atas sudah langsung bisa ambil kontrak nasional dan kalau udah yakin dan nyaman subjeknya hukum ekonomi, lebih cepat lebih baik sih.